Artikel Featured

“Negeri Para Bedebah”

Judul : Negeri Para Bedebah

Penulis : Tere Liye

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit : 2012

Dimensi : 14.8 x 21.0 cm

Herga : Rp. 60.000

Negeri Para Bedebah, itulah judul dari novel terbaru karya Tere Liye. Nama yang pastinya sudah tidak asing di benak penikmat sastra Indonesia. Penulis kenamaan ini telah mengeluarkan berbagai novel yang meraih predikat best seller, diantaranya ‘Hafalan Sholat Delisa’, ‘Daun Yang Jatuh Tidak Pernah Membenci Angin’, dan ‘Ayahku (bukan) Pembohong’.

Dalam novel yang bertemakan tentang korupsi, janji, dan pengkhianatan ini, terkisah seorang pria muda, seorang konsultan finansial ternama dan sukses, Thomas. Tetapi, pada puncak karirnya ia malah dihantam oleh hantu dari masa lalu. Bank milik pamannya, Om Liem –om yang ia benci semenjak kematian orangtua Thomas-, terancam bangkrut. Ia hanya memiliki waktu dua hari untuk menyelamatkan Bank Semesta, dan mengungkap dalang di balik kematian kedua orangtuanya. Perjalanan Thomas semakin berat karena selalu ada rintangan yang menguntitnya di setiap langkah yang ia ambil.

Tere Liye menggunakan gaya bahasa yang sangat khas, dengan karakterisasi yang terasa kuat baik dalam dialog dan narasi. Semua tokohnya realis, berpegang pada realita kehidupan nyata, bukan idealisme yang maya. Mereka mungkin munafik, licik, dan pengkhianat, tapi mereka jujur dan blak-blakan dalam kemunafikan mereka. Seperti kebanyakan novel-novel Tere Liye yang lain, ia menggunakan alur maju-mundur, menyelipkan flashback di setiap babnya. Di sela-sela narasi sang protagonis, terselip juga sedikit penjelasan mengenai dunia perbankan yang mudah dimengerti dan membuat pembaca memahami alur ceritanya. Novel ini sangat dianjurkan bagi pembaca yang menginginkan cerita yang lebih realistis, fresh, dan menghibur. [nurul]

Komentar