Berita

Rektor ITB : OSKM Harus Dipertahankan

Sabtu (24/8) kemarin Rektor ITB, Akhmaloka, secara mendadak datang ke forum evaluasi materi peserta OSKM ITB 2013 yang merupakan rangkaian dari kegiatan OSKM ITB 2013. Forum yang melibatkan massa kampus ini berlangsung dari pukul 16.00 hingga pukul 17.00 WIB. Meskipun hanya sebentar, namun kedatangan Akhmaloka cukup menarik perhatian peserta OSKM 2013 maupun massa kampus yang sedang mengikuti forum tersebut.

“Tidak, itu bukan diundang. Mungkin semacam ‘sidak’,” tutur Nyoman Anjani, Ketua Kabinet KM ITB periode 2013-2014, yang juga turut menyaksikan forum tersebut ketika ditanya mengenai kedatangan Akhmaloka ke dalam forum yang diadakan sore hari tersebut.

“Saya kira yang seperti ini (OSKM 2013) cukup baik dan harus dipertahankan,” jawab Akhmaloka ketika ditanya pendapatnya mengenai OSKM 2013. “Proses sharing-sharing pengalaman dari kakak-kakak terdahulu ke mahasiswa baru saya rasa penting juga,” tambahnya saat diwawancara setelah forum sore hari tersebut selesai.

Menurut Akhmaloka orientasi studi mahasiswa di ITB merupakan grand design dan tanggung jawab dari Wakil Rektor Bidang Akademik, tetapi untuk pelaksanaannya dibantu oleh massa kampus. “Proses mengenal ITB dari kakak tingkat ke adik-adiknya bertujuan agar ada ‘care’ di setiap civitas akademi ITB,” ujar Akhmaloka.

“OSKM ini jugaa punya maksud agar mahasiswa ITB tidak hanya punya IQ yang tinggi, tetapi juga memiliki soft skill dan interaksi sosial yang baik,” pungkasnya ketika ditanya mengenai maksud dari diadakannya OSKM.

Pada hari itu Akhmaloka juga menyampaikan pidatonya pada acara penutupan OSKM ITB 2013 yang diadakan pada pukul 19.00 WIB di Lapangan Sepak Bola Saraga. Pada akhir pidatonya Akhmaloka berpesan agar mahasiswa ITB belajar secara serius. Belajar yang dimaksud bukan hanya belajar yang dilakukan di kelas, laboratorium, ataupun di studio. Belajar bisa juga dilakukan di luar itu semua, seperti misalnya belajar untuk berorganisasi dan lain sebagainya. “Agar kita menjadi sarjana yang baik dan berguna bagi bangsa,” tutupnya. [Annisa]

Komentar