Berita

Talkshow Pagelaran Angklung ITB 2013, Kolaborasi Antara Teknik dan Seni

Minggu, 10 November 2013, Keluarga Paduan Angklung (KPA) ITB mengadakan talkshow dengan pembicara Eko Mursito Budi (Fisika Teknik ITB ‘86) dan Maulana Syuhada (Teknik Elektro ITB ‘96) yang bertempat di Auditorium CC Timur ITB. Acara tersebut merupakan salah satu rangkaian acara dari kegiatan Pagelaran Angklung ITB 2013.

Eko membawakan materi mengenai Angklung dan Teknologi. Ia membuka talkshow ini dengan memperkenalkan sebuah teknologi berbasis seni, yaitu klungbot. Peserta ditunjukkan video-video yang menjelaskan mengenai klungbot. Klungbot merupakan sebuah angklung robot yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat bermain secara otomatis hanya dengan memasukkan notasi-notasi nada yang diinginkan pada software bernama klungbot yang telah berhasil dibuat oleh Eko.

Klungbot dirancang dengan mengkolaborasikan antara seni dengan kecanggihan teknologi. “Klungbot membuktikan bahwa anak teknik juga bisa berseni. Engineer goes to art”, ucap Eko. Selain itu, Eko juga mengenalkan konsep-konsep dasar fisika yang berlaku pada proses pembuatan klungbot, seperti jenis bahan, pengaturan frekuensi nada, hingga teknik pembuatan angklung.

Materi kedua dilanjutkan oleh Maulana yang membawakan  materi mengenai potensi pengembangan angklung di luar negeri. Ia membagi pengalamannya selama di luar negeri, terutama terkait dengan eksistensi angklung di mata Internasional. “Saya begitu bangga ketika melihat orang-orang di sana terkagum-kagum oleh penampilan sebuah konser angklung dari Indonesia, bahkan mereka sangat tertarik untuk belajar angklung”, tutur Maulana sambil menunjukkan foto-foto konser angklung di beberapa negara di luar negeri. Peserta pun cukup antusias, terlihat dari banyaknya tepuk tangan saat Maulana selesai menceritakan pengalamannya. “Orang luar negeri saja bangga dengan musik tradisional angklung, apalagi kita sebagai pemiliknya. Kitalah yang wajib melestarikannya,” pesan Maulana di akhir sesi.

Talkshow kali ini ternyata merupakan agenda baru dari KPA. Serangkaian kegiatan sengaja dibuat berbeda dari tahun sebelumnya agar terkemas lebih menarik. “Saya harap dengan adanya acara ini masyarakat, khususnya para peserta, menjadi lebih termotivasi untuk mengembangkan dan menjaga warisan budaya kita seperti angklung,” pesan Asri (SI ’11), ketua panita dari talkshow tersebut. [mila]

Komentar