Berita Featured

EUFORIA ENVORIA

Rangkaian acara Envoria yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan sebenarnya sudah diadakan sepanjang awal November. Namun acara puncaknya, yakni pameran dan e-corsion, dilaksanakan pada Sabtu, 16 November 2013 mulai dari pukul 11.00 di Lapangan CC Timur ITB. Bertajuk Zero Waste Event, acara ini mengajak segenap warga Ganesha 10 untuk mencintai lingkungan mulai dari hal kecil.

Lokasi pameran Envoria diisi tiga stan pameran dan stan makanan. Menghiasi dinding adalah foto-foto bertema perairan karya finalis lomba foto, acara Envoria lainnya. Ketiga stan masing masing adalah stan PDAM Tirta Wening, stan penjualan produk HMTL, serta stan keprofesian HMTL.

Stan PDAM Tirta Wening yang dihiasi miniatur air terjun cukup diminati oleh pengunjung. Produk yang mereka pamerkan adalah pupuk hasil olahan air limbah dan air mineral. Keduanya dibagikan secara gratis. Betty, Kepala Bagian Pengolahan Air Limbah memaparkan cara pengolahan pupuk kepada pengunjung dan menjelaskan hal-hal lain yang dilakukan divisinya. Sementara itu LPKL, anak perusahaan PDAM yang lebih berorientasi komersial, memamerkan sejumlah alat yang dapat digunakan untuk mengukur kualitas udara, sensor polusi suara, serta suhu dan kelembaban udara.

Stan penjualan HMTL, yang mempunyai brand tersendiri yaitu Env, menyediakan produk daur ulang dan ramah lingkungan. Stan ini bahkan menarik minat pegawai-pegawai PDAM Tirta Wening. Selain itu daya tarik stan ini adalah salah satu program yang paling ditonjolkan dalam Envoria, yakni penukaran kertas bekas dan botol plastik kosong dengan reusable bag. Stan terakhir, keprofesian Teknik Lingkungan, memperkenalkan lingkup kerja dan contoh-contoh karya mahasiswa Teknik Lingkungan.

Selain stan pameran, Envoria juga menyediakan tempat mengisi air minum gratis. Ya, penggunaan botol minum dan kotak bekal pribadi memang disarankan di acara ini. Pasalnya, untuk menjalankan prinsip Zero Waste, bahkan stan makananpun tidak akan menggunakan wadah sekali pakai seperti biasanya. Untuk mendukung ini pula, beberapa pernak-pernik seperti tong sampah beraneka warna untuk pemilahan sampah ditempatkan di area tersebut.

Acara dimulai pukul 11.00 hingga sore hari, diisi oleh E-Corsion. E-Corsion sendiri adalah sesi yang diisi oleh alumni-alumni Teknik Lingkungan ITB yang bertujuan memaparkan berbagai macam materi, mulai dari pengayaan mengenai pengolahan limbah hingga sharing pengalaman di dunia kerja. “Acaranya TL banget,” ujar Nafisa, seorang pengunjung. Ia berkomentar bahwa meskipun pameran ditujukan kepada mahasiswa ITB, secara umum E-Corsion lebih ditujukan kepada mahasiswa Teknik Lingkungan. Hal ini terlihat dari pilihan topiknya yang cukup teknis. Menurutnya, hal ini disebabkan fungsi ganda acara sebagai pembekalan bagi mahasiswa prodi TL yang sebentar lagi akan mengadakan proyek Desa Mitra. Meskipun begitu acara ini juga tetap bisa diikuti oleh mahasiswa selain prodi TL. Helmi salah satunya. Mahasiswa Teknik Mesin ini menemukan acara Envoria ketika kebetulan melewati daerah Boulevard. Ia mengaku tertarik dengan konsep acara sehingga menyarankan agar untuk penyelenggaraan tahun depan skalanya dapat diperbesar dan publikasi lebih gencar. Hal ini diamini oleh temannya yang juga datang ke acara Envoria, Steven. Ia berpendapat bahwa acara ini edukatif. Cara berbelanja di stan makanan juga unik.

Berakhirnya acara Envoria bukan berarti berakhir pula Zero Waste. Menjadi mahasiswa ITB yang peduli lingkungan tidak memandang asal jurusan. Jadi, sudahkah kamu memilah sampahmu? [lisa]

Komentar