Berita

MathE(x): Jawaban dari Penantianmu!

“Matematika itu ada untuk memecahkan, Insya Allah, semua masalah yang ada di sekitar kita.”

Oleh: Teo Wijayarto dan Brigitta

Picture1
Pembaca pasti sudah pernah melihat sebuah meme yang mengatakan “Sampai sekarang aku masih menunggu pelajaran matematika SMP dan SMK dimana aku dapat menggunakannya di kehidupan nyata”. Mungkin sebagian pembaca turut menantikannya. Namun, Ratu Tisha Destria, Co-Founder Laboratorium Bola, mengatakan, “Matematika itu ada untuk memecahkan, Insya Allah, semua masalah yang ada di sekitar kita,” sebagai kalimat penutup sesinya dalam acara Mathematics Exhibition ‘MathE(x)’ yang dilaksanakan pada Minggu, 6 Desember 2015 di Aula Barat ITB.

[URIS id=1250] Acara yang diketuai oleh Rio Nur Arifin, Matematika 2013, ini bertujuan untuk meluruskan pengetahuan masyarakat awam tentang matematika. “Sebenernya kita pengen membuka wawasan khususnya siswa-siswa SMA, tapi ini sebenernya buat masyarakat. Jadi buat masyarakat awam yang mungkin pengetahuan tentang matematikanya itu masih bias. Mereka belum bener-bener ngerti matematika itu buat apa. Jadi di sini kita luruskan lagi,” jelas Rio. Tujuan acara ini tercapai melihat banyaknya siswa berseragam SMA yang hadir pada acara ini. Beberapa dari mereka masih kelas 10 dan ada juga yang jauh-jauh datang dari SMAN 3 Jakarta seperti Nugraha yang mengatakan bahwa ia menghadiri acara ini sebagai kesepakatan bersama antara anggota Science Club di sekolahnya.
Selain siswa, guru Matematika dari SMA pun banyak yang menghadiri acara ini. Salah satunya Bu Rani Pardini, guru di SMA Bina Muda Cicalengka, yang menyatakan bahwa beliau mendapatkan banyak ilmu mengenai aplikasi matematika dalam kehidupan nyata untuk diajarkan kepada anak didiknya. Selain dari SMA, banyak mahasiswa dari universitas lain yang menghadiri acara ini, seperti UPI, UNISBA, dan lainnya. Panitia sepertinya memang lebih memprioritaskan masyarakat luar untuk datang karena partisipan acara ini terlebih dahulu diseleksi. Menurut Rio, dengan persiapan hanya selama kurang lebih dua setengah bulan, acara ini sudah menghasilkan acara yang cukup baik dibuktikan dengan jumlah pendaftar seminar empat kali lipat kuota.
Acara yang mengangkat tema Mathematical Modelling for Multidisciplinary Application mengundang tiga pembicara: Dr. Nuning Nuraini, dosen Matematika ITB; Dr. Ir. Taufan Marhaendrajana, M.Sc., dosen Teknik Perminyakan ITB; serta Ratu Tisha Destria, alumnus Matematika ITB 2004. Meskipun berbicara tentang Matematika, tidak banyak rumus yang dicantumkan layaknya kelas Kalkulus. Hal ini membuat partisipan tetap tersadar, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi tanya-jawab serta banyaknya partisipan yang mengacungkan tangan ketika pertanyaan Door Prize dilemparkan oleh pembawa acara.
Selain seminar, MathE(x) juga menyiapkan dua belas pameran yang berlokasi di balik panggung dan dapat dikunjungi setelah seminar selesai.    Suasana Aula Barat pada siang itu mulai riuh ketika satu-persatu pengunjung berdatangan dan mengunjungi sekitar 12 stand yang menampilkan pemodelan matematika yang unik diberbagai bidang.
Pengunjung terlihat antusias, bahkan tidak jarang ada yang bingung dan takjub dengan pemaparan dari para mahasiswa HIMATIKA ITB di masing-masing stand yang mengangkat topik yang tidak pernah terpikirkan oleh masyarakat awam tapi dekat dengan kehidupan sehari-hari. “Ternyata di Biologi pun ada matematika karena selama ini yan saya tahu biologi satuan yang terpisah dengan matematika,” ujar Dara, salah satu pengunjung pameran yang berasal dari SMAN 2 Bandung.
Ridwan salah satu pengunjung yang berasal dari Matematika Unisba berharap acara ini menjadi acara rutin dan dapat mengangkat isu-isu hangat di Indonesia untuk dikaji dari sudut pandang matematika serta dicari solusi yang efektif untuk menanggulanginya.
Jadi, sudahkah penantian Anda terjawab?

Komentar