Berita

Rumah Cantik Annisaa Gamais ITB 2016 : Be An Impactful Woman

    Rumah Cantik Annisaa 2016 merupakan sebuah rangkaian acara akbar terkait perempuan muslimah Indonesia yang diselenggarakan oleh Annisaa Keluarga Mahasiswa Islam (GAMAIS ITB) setiap tahun. Kali ini dengan mengusung tema Be An Impactful Woman, panitia ingin menyampaikan pesan pentingnya wanita muslimah berdaya dengan tetap mengingat kodratnya sebagai wanita muslimah.

Rangkaian acara ini dimulai dari focus group discussion (FGD) yang membahas muslimah berdaya menurut pandangan agama Islam pada 13 November lalu. Acara selanjutnya adalah festival, lomba foto, dan lomba pena muslimah. “Lomba Pena Muslimah sendiri sebagai ajang mengembangkan bakat dan potensi para muslimah karena seperti yang kita ketahui sebagian besar muslimah memiliki skill menulis,” tutur Sri Wahyuni (KI’14), Ketua Penyelenggara Rumah Cantik Annisaa 2016 yang ditemui disela-sela acara.

Puncak dari rangkaian acara ini adalah Talkshow beserta Beauty Class yang diadakan pada 27 November 2016 di Auditorium Sasana Budaya Ganesha ITB. Acara yang dimulai pukul delapan pagi ini ditujukan untuk umum, tidak hanya mahasiswi ITB saja.

Pembicara dalam Talkshow Rumah Cantik Annisaa 2016 adalah Ria Yunita atau yang lebih dikenal dengan Ricis (Selebgram, owner Ricis Style), Meyda Safira (Aktris, Mahasiswi S2 Teknik Lingkungan ITB), Ledia Hanifa Amaliah (Anggota Legislatif DPR RI Komisi VIII), dan Rahma Ainun (Founder Rumbel Kereta Mimpi).

Talkshow yang bertemakan ‘Muslimah Indonesia Berdaya untuk Indonesia’ ini selaras dengan masalah yang ada di masyarakat seperti banyak anak jalanan yang terlibat dalam pergaulan bebas, nah di sini sebenarnya juga ada peran wanita yang ikut mengatasi permasalahan ini, dengan diundangnya Ibu Rahma Ainun, pendiri Rumah Belajar Kereta Mimpi untuk anak jalanan, dan pembicara lainnya, diharapkan peserta talkshow bisa terinspirasi dari mereka,” pungkas Sri Wahyuni.

Talkshow terbagi atas dua sesi, sesi pertama, talkshow oleh Ledia Hanifa Amaliah dan Rahma Ainun yang membahas mengenai kontribusi wanita, perlunya meningkatkan kepedulian melalui kreativitas, dan sebuah pesan penting untuk jangan berkontribusi karena ingin dilihat orang lain.

Sesi kedua, talkshow oleh Ria Yunita atau yang lebih dikenal dengan Ricis dan Meyda Safira yang membicarakan tentang arti dari berdaya dan pentingnya seorang wanita untuk tumbuh kreatif. Meyda Safira menjelaskan bahwa berdaya adalah suatu hasil dari repetisi habits. Ketika habits direpetisi, maka akan mencerminkan sifat dan sikap kita. Sedangkan Ricis sendiri lebih menggaungkan mengenai wanita tidak boleh malas dan harus mampu berkreativitas. Ricis pun memberikan suatu pesan agar ketika karya kita tidak dihargai atau dibully, kita harus tetap semangat. “Diam dalam berkata, buktikan dengan karya,” tambah Ricis. Di akhir acara Talkshow ada penampilan spesial dari Lutfiah Hayati, pelantun lagu Untukmu Calon Imamku bersama Meyda Safira.

Selain Beauty Class di Auditorium Sabuga Utara pada pukul 13.15, ada juga Annisa Fashion Show. Ditambah lagi dengan adanya stan-stan menarik yang ada di luar Auditorium Sasana Budaya Ganesha ITB seperti Dinding Annisaa, stan komunitas, makanan, fashion, dan kosmetik. [ ]

Oleh: Ardhy Nur Ekasari dan Clarrisa Ruby

Komentar