Berita

Pesta Rakyat, Festival Kolaborasi Masyarakat dengan Mahasiswa

Dokumentasi Boulevard

Ramai dan menyenangkan, itulah suasana saat kita mengunjungi Jalan Gelap Nyawang pada hari Sabtu (20/01/18). Terdapat panggung megah, stand, bahkan bianglala yang akan mengingatkan kita pada suasana pasar malam.

Acara Pesta Rakyat ini adalah acara garapan KOLABORASA, sebuah kepanitiaan di bawah Kabinet KM ITB yang memfokuskan pergerakannya pada sosial masyarakat. Di balik kemeriahannya yang tidak jauh berbeda dari festival biasa, Pesta Rakyat nyatanya menyimpan makna yang lebih dalam.

Acara yang baru pertama kali diadakan ini sebenarnya adalah suatu bentuk kolaborasi antara mahasiswa ITB dengan tujuh Rukun Warga (RW) dari Kecamatan Taman Sari dan Kecamatan Lebak Siliwangi. Kolaborasi ini dapat dilihat dari adanya bermacam stand; baik stand olahraga, budaya, dan teknologi dari mahasiswa ITB hingga stand makanan milik masyarakat. Bahkan hiburan di atas panggung pun merupakan sebuah kolaborasi pertunjukan warga dengan mahasiswa.

Ilham Octiano, Teknik Material 2015 selaku Ketua KOLABORASA berharap orang-orang yang datang akan menikmati Pesta Rakyat. “Aku harap acara ini nggak berhenti di sini. Semoga ini juga menjadi penyulut mahasiswa dan masyarakat untuk berinteraksi sebagai seseorang yang sepantaran,” dia menambahkan. Ilham juga merasakan bahwa masyarakat antusias dan senang untuk mengikuti acara ini karena ini baru pertama kalinya masyarakat diajak berkolaborasi dalam acara mahasiswa.

Tentu, ada beberapa kesulitan dalam pelaksanaan acara ini. Ilham menerangkan bahwa kondisi dan kepentingan RW yang berbeda-beda membuat cara pendekatannya semakin rumit. Terdapat RW yang antusias namun semangatnya mulai menurun, ada juga RW yang awalnya tidak tertarik lalu menjadi aktif dalam partisipasi setelah dibujuk. Sang Ketua KOLABORASA juga sempat menyatakan bahwa acara ini tercipta dari usaha yang cukup nekat dalam mencari metode pendekatan masyarakat dan memutuskan bahwa Pesta Rakyat adalah metode yang paling efektif.

Salah seorang mahasiswa, Chakila, mengungkapkan bahwa acara Pesta Rakyat ini bisa mempererat sosialisasi mahasiswa ITB dengan masyarakat sekitar. Dia mengharapkan acara ini akan diadakan lagi di tahun depan. “Acara ini bisa dibilang sukses,” komentarnya.

 

Penulis: Ika Keumala Fitri FMIPA’17, Sitti Mauludy Khairina TL’15

Reporter: Ika Keumala Fitri FMIPA’17, Sitti Mauludy Khairina TL’15

 

Komentar