Berita

“Chronicles” PSM ITB in Concert

 

“Chronicles” PSM ITB in Concert, itulah tema acara yang diadakan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) ITB pada hari Minggu, 4 Februari lalu. Konser ini ditampilkan oleh 82 orang anggota PSM ITB dari berbagai angkatan dan jurusan. Lagu-lagu yang dilantunkan merupakan lagu-lagu dari Amerika, mulai dari lawas hingga kekinian. Kumpulan lagu tersebut dipilih langsung oleh direktur musik, disusun secara kronologis higga lahirlah tema acara yang bertajuk “Chronicles”.

Penjualan tiket dilaksanakan secara online (pre-order) dan offline (on the spot). Tiket dibagi menjadi empat kategori, disesuaikan dengan wilayah kursi penonton dengan harga yang berbeda-beda. Pembagian wilayah kursi penonton diatur dengan nama-nama yang unik untuk kategori tiketnya, yaitu nama kota di Amerika; LA, New York, Chicago, dan Austin. Keempatnya laris di berbagai kalangan umum, hingga banyak orang tua mahasiswa yang menghadiri konser ini. Mayoritas tiket yang terjual di kalangan mahasiswa adalah Austin. Antreannya pun menjadi antrean terpanjang dibanding tiga antrean lainnya.

Konser yang berlangsung di Aula Barat ITB ini berdurasi sekitar dua jam. Open gate sekitar pukul 18.30 WIB dan konser dimulai pukul 19.30 hingga 21.30 WIB. Selalu ramai oleh tepuk tangan seluruh penonton yang terkesima setiap lagu berakhir. Lebih dari 50% anggota PSM yang tampil adalah mahasiswa angkatan 2017. Sisanya merupakan mahasiswa angkatan 2016, 2015 bahkan 2014. “Ini yang membedakan konser “Chronicles” dengan yang tahun sebelum-sebelumnya. Tahun ini anggotanya didominasi mahasiswa angkatan baru, kalau tahun-tahun kemarin nggak.” begitu menurut Linarti Magdalena, Ketua Panitia Konser.

Lagu yang dibawakan dari berbagai generasi mampu mencuri perhatian penonton dengan baik. Seperti soundtrack film produksi Walt Disney yang terkenal; Frozen, The Lion King, dan Toy Story. Mereka juga membawakan lagu rakyat Amerika, salah satunya berjudul “I Bought Me a Cat”. Ada beberapa lagu yang dilengkapi gerakan, seperti tepukan tangan yang dipadu pijakan kaki. Gerakan tersebut membuahkan nilai plus bagi penonton.

Di penghujung acara, para penyanyi menampilkan bonus satu buah lagu yang tak kalah mengagumkan dibanding lagu-lagu sebelumnya. Meskipun sempat mengalami kendala saat pelatihan rutin sebelum konser, anggota PSM ITB tetap bisa mempersembahkan sebuah konser perdana dengan sangat sukses.

 

Reporter: Ika Keumala Fitri FMIPA’17, Adella Nur Apriati FMIPA’17

Penulis: Ika Keumala Fitri FMIPA’17, Adella Nur Apriati FMIPA’17

Komentar