Teknologi

Gawai Canggih nan Stylish

LINE_P20181105_204245323_1

Di era digital ini, teknologi berkembang dengan pesat dan mulailah muncul gawai-gawai yang semakin praktis dan canggih. Namun, pernahkah kalian mendengar tentang smart glasses?

Sebuah start-up bernama North, memperkenalkan sebuah gawai baru berbentuk kacamata dan diberi nama “Focals”. Kacamata ini unik karena bentuknya sangat mirip dengan kacamata yang kita pakai sehari-hari, tidak seperti smart glasses percobaan Google atau instansi lain yang bentuknya sangat mencolok. Kacamata ini dapat berfungsi seperti kacamata biasa dan dapat menjalankan fungsi-fungsi yang dilakukan oleh smart watch. Dan juga seperti smart watch, Focals dapat terhubung dengan handphone kita melalui bluetooth.

Smart glasses tidak mempunyai layar seperti smart watch. Namun gambar dan informasi diproyeksikan ke lensa kacamata dan kita melihatnya seperti sebuah hologram yang melayang di depan wajah kita. Kita dapat mengontrol kacamata tersebut tanpa menyentuh kacamata tersebut sama sekali dengan menggunakan sebuah cincin yang dilengkapi dengan joy-stick sebagai pengontrolnya.

LINE_P20181105_204245362_0

Stephen Lake, starter North, awalnya tertarik dengan teknologi smart glasses yang pernah dicoba oleh Google. Namun, saat ia berhasil mencobanya, desain kacamatanya sangat mencolok. Mereka melakukan percobaan dengan menggunakan kacamata itu selama satu hari tanpa melepasnya. Ternyata, mereka merasa tidak nyaman karena semua orang memperhatikan mereka. Akhirnya, mereka menemukan solusi dengan menggunakan desain kacamata yang biasa, hanya saja gagang kacamatanya lebih tebal dari biasanya untuk tempat bagi proyektor hologram.

Keesokan harinya, salah seorang dari tim proyek menggunakan kacamata tersebut dan ternyata terlihat biasa saja, tidak mencolok seperti sebelumnya. Lake sangat puas dengan hal tersebut dan segera menyelesaikan percobaan untuk prototipe agar dapat segera diluncurkan ke masyarakat. Saat percobaan, penggunaan kontrol dengan gestur tangan ternyata juga mengganggu karena menarik perhatian. Mereka menciptakan pengontrol baru berbentuk cincin dengan sebuah joy-stick sebagai penggerak kontrolnya.

Akibat pemilihan konsep ini, pengguna dapat memilih bingkai kacamata apapun yang mereka inginkan, sesuai dengan selera mereka. Mereka tetap dapat menggunakan kacamata yang stylish, tetapi dapat menggunakan semua fiturnya dengan baik. Selain itu, pengguna tetap mendapatkan privasi mereka karena hanya mereka yang dapat melihat hologram hasil proyeksi tersebut. Orang lain yang di sekitar kita tidak dapat melihatnya.

Meskipun teknologi ini masih tergolong mahal, sekitar 1000$ atau sekitar 14 juta rupiah, tetapi gawai ini telah mencuri banyak perhatian dan minat orang, bahkan beberapa orang rela membelinya. Dengan perkembangan zaman yang pesat, teknologi ini mungkin ke depannya akan semakin murah. Mungkin juga setiap orang akan memilikinya seperti handphone.[]

Penulis: Audrey Xaveria FTI’18

Komentar