Berita Kampus Kilas

Closing Ceremony Olimpiade X KM ITB: Semarak Pertunjukkan di Puncak Pertandingan

Malam yang dingin dan berangin selepas hujan tidak menyurutkan niat massa KM ITB untuk menyaksikan puncak dari rangkaian acara Olimpiade X KM ITB yakni Closing Ceremony yang diselenggarakan pada Sabtu (1/12) di Lapangan CC Barat kampus ITB Ganesha. Closing Ceremony Olimpiade X KM ITB diselenggarakan sebagai penutup acara sekaligus pemberian trofi kepada para pemenang lomba di berbagai bidang.

Olimpiade KM ITB merupakan acara pertandingan olahraga yang diselenggarakan oleh Kabinet KM ITB setiap dua tahun sekali. Tahun 2018 merupakan tahun kesepuluh acara olimpiade ini diadakan. Dengan mengusung tema Youthful and Vibrant, terdapat sepuluh cabang mata olahraga yang dipertandingkan, yaitu basket, futsal, bulutangkis, voli, tenis lapangan, tenis meja, atletik, catur, bridge, dan billiard. Yang menjadi peserta dalam olimpiade ini adalah para perwakilan dari masing-masing Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang ada di ITB.

Setelah menempuh perjalanan panjang pertandingan yang dilakukan, tidak afdol rasanya jika tidak ditutup dengan suatu hal yang meriah. Pada hari Sabtu yang lalu, sebuah closing ceremony diselenggarakan dengan cukup megah sebagai puncak dan penutup Olimpiade KM ITB di tahun ini.

Demi menggugah suasana, acara dibuka dengan penampilan dari TPB FSRD 2018. Dengan kostum yang menawan, make-up yang mumpuni, didukung pula dengan sebuah baliho besar dan mega properti yang memukau pandangan, mereka membawakan sebuah pertunjukkan yang menakjubkan. Gerak-gerik para performer membuat mata tak berkedip untuk memandanginya. Di tengah-tengah mereka melakukan pertunjukkan, tiba-tiba seluruh lampu mati dan dari mega properti tersebut menyala sorot lampu dari bagian mata yang benar-benar membuat decak kagum dari para penonton. Menurut pembuat properti, mega properti tersebut berbentuk ikan yang dimaksudkan sebagai portal antara dua dunia.

Selepas memanjakan mata oleh pertunjukkan dari TPB FSRD 2018, saatnya memanjakan telinga oleh suara merdu dari Rosalinda (SF 2018). Sembari bermain gitar, ia melantunkan lagu dengan amat syahdu di malam dingin tersebut. Meskipun masih TPB, Rosalinda telah menunjukkan keberaniannya untuk tampil di depan massa KM ITB dengan penampilan yang mengesankan.

Acara dilanjutkan oleh penampilan dari band Apres ITB. Selesai mendengarkan alunan merdu, massa KM ITB diajak untuk menari mengikuti alunan irama musik yang membahana. Membawakan lagu Zombie dari The Cranberries, band Apres membuat massa, baik yang maju ke depan panggung maupun yang berada di tribun, bergoyang mengikuti ketukan nada. Efek cahaya yang digunakan pun menambah penampilan semakin semarak.

LINE_P20181205_181428424_3

Agenda utama pada closing ceremony pun tiba yaitu pemberian piala kepada juara di tiap-tiap cabang olahraga. Para pemenang, dimulai dari juara ketiga, juara kedua, lalu juara pertama percabang olahraga, dipanggil dan naik ke panggung untuk diserahkan piala dari panitia kepada sang juara. Hingga tiba di akhir pembagian trofi, disebutkanlah himpunan yang mendapat predikat sebagai juara umum, dimulai dari peringkat ketiga, peringkat kedua, lalu peringkat pertama. Peringkat ketiga diraih oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HIMATEK) ITB, disusul di peringkat kedua oleh Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) ITB, dan berada di puncak peringkat pertama adalah Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) ITB. Para penyandang predikat juara umum diberi piala dan uang tunai yang berbeda-beda disesuaikan dengan peringkat mereka.

Sebelum menutup acara closing ceremony, massa KM ITB melakukan Salam Ganesha yang dipimpin oleh Afif Pajar (Teknik Mesin 2014) selaku PJS K3M ITB. Setelah itu, acara ditutup dan segera diambil alih oleh dendangan asyik Orkes Semi Dangdut (OSD) dari massa HMT ITB hingga malam menjelang.[]

Reporter dan Penulis: Hanif Rahman (MG’17)
Sumber Dokumentasi: Boulevard ITB

Komentar