Berita Kampus Kilas

Forestshare 2019: Hutan dan Pangan

Forestshare, sebuah acara yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Rekayasa Kehutanan HMH “Selva” ITB, kembali hadir pada Sabtu, 16 Februari 2019. Berlangsung di GKU 2 Kampus ITB Jatinangor, Forestshare tahun ini menjadi Forestshare yang ketiga kalinya dilaksanakan. Jika dua tahun belakangan Forestshare membawa tema peran sektor kehutanan dalam aspek penyediaan energi dan aspek restorasi hutan, tahun ini Forestshare mengangkat tema Forest for National Food Security atau peran hutan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Dibandingkan dengan Forestshare sebelumnya yang diadakan dalam bentuk simposium, Forestshare tahun ini kembali ke bentuk awalnya, yaitu seminar nasional. Selain seminar nasional, Forestshare kali ini juga terdiri dari lomba fotografi dan infografis bertema kehutanan. Tak hanya itu, terdapat juga pameran hasil kolaborasi antara HMH “Selva” ITB dan Himpunan Mahasiswa Seni Rupa “Vasa” ITB yang terbuka untuk umum.

Acara seminar nasional Forestshare diisi oleh beberapa pembicara dari berbagai latar belakang, seperti pemerintahan, BUMN, organisasi non-pemerintah, akademisi, dan praktisi. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, turut diundang, namun akhirnya diwakilkan oleh Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat. Secara garis besar, seminar dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama membahas kebijakan terkait sektor kehutanan saat ini, sementara sesi kedua membahas bentuk praktis pemanfaatan kawasan hutan sebagai sumber pangan.

Reksa Manggala (BW’15) selaku ketua Forestshare tahun ini, mengatakan bahwa acara kali ini bisa terlaksana dengan baik meskipun sempat terjadi beberapa kendala. “Yang jelas, kendala pasti ada. Tapi, senang dan bersyukur acara ini berhasil terselenggara,” ucapnya.

Melalui acara ini, Reksa berharap masyarakat menjadi tahu bahwa hutan dapat memberikan dan memenuhi pasokan pangan sehari-hari. Ke depannya, Reksa berharap Forestshare dapat menjadi lebih baik lagi.  “Semoga terus menerus bisa memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Reporter: Clarissa Fortuna (BW’16)
Penulis: William Chang (SAPPK’18)
Dokumentasi: Boulevard ITB

Komentar