Artikel Kampus Liputan

GEP 2021 Eksplorasa: Pameran Online Mengulik Perasaan Manusia

 

Pada tanggal 22-28 Februari 2021, Liga Film Mahasiswa (LFM) ITB secara khusus memberikan wadah apresiasi karya kru melalui Ganesha Exhibition Programme (GEP) bertema “Eksplorasa”. Kata Eksplorasa merupakan gabungan dari kata “Eksplor” dan “Rasa” yang berarti penjelajahan rasa atau emosi. Emosi yang dapat dijelajahi melalui karya di GEP ini antara lain senang, takut, marah, dan sedih. GEP sendiri bukanlah acara baru, kegiatan ini diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya dengan beragam tema yang tentunya selalu menarik perhatian. Namun, tahun ini GEP hadir dengan tampilan yang berbeda melalui eksibisi online.

Pameran online ini dapat diraih pengunjung untuk menemani aktivitas di rumah melalui alamat website www.eksplorasa.com. Mata pengunjung akan dimanjakan dengan tampilan antarmuka website yang menarik dan interaktif. Dari permulaan homepage-nya saja, pengunjung sudah diajak berinteraksi dengan permainan kecil menyambungkan titik pada layar menjadi sebuah petunjuk kata kunci pameran ini. Hingga halaman terakhir, website terus menyajikan tampilan yang menarik untuk mempertunjukkan karya-karya spesial pada GEP Eksplorasa.

GEP Eksplorasa mengkategorikan beberapa karyanya melalui empat ruangan perasaan manusia yakni senang, takut, sedih, dan marah. Pada tiap ruangan dengan perasaan dan emosi berbeda, terdapat karya-karya yang menuangkan isi emosi tersebut. Halaman website menampilkan ikon tertentu yang akan menuntun kita kepada karya unik khas kru LFM ITB. Untuk menikmati karya-karya tersebut, pengunjung dapat mengeklik ikon yang bergerak hingga muncul tampilan karyanya.

Melalui karya-karya di pameran ini, pengunjung berhasil diajak mengenal sekaligus menerima emosi yang ada pada diri manusia. Secara visualisasi, fotografi termasuk salah satu karya yang paling menarik. Berbagai konsep yang dihadirkan sangat sesuai dengan tone perasaan manusia dan hasil foto yang terlihat juga suasananya dekat dengan keadaan rumah. Selain itu, karya kineklub dan videografi tentunya bisa dijadikan rekomendasi untuk dinikmati pada situasi mood tertentu sesuai kategori rasa yang ada.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, GEP menampilkan karya berupa fotografi, videografi, dan kineklub. Pada eksibisi online ini akan ada narasi yang menuntun kita menikmati pameran. Pengunjung disarankan memulai penjelajahan karya melalui ruang senang terlebih dahulu. Dimulai dari sana, terlihat warna kuning yang lekat dengan perasaan ceria, mempertunjukkan foto, review film, hingga videografi yang bertemakan kebahagiaan. Selanjutnya, kita akan diajak menjelajahi ruang takut yang identik dengan warna hijau, ruang sedih dengan biru kelabu, hingga ruang berwarna merah yang menunjukkan amarah. Setiap emosi memiliki porsi pentingnya masing-masing dalam kehidupan manusia.

Pandemi COVID-19 tidak menjadi halangan bagi kru LFM ITB untuk berkarya. Melalui GEP Eksplorasa ini, mereka berhasil membuktikan bahwa tidak ada keterbatasan untuk menyelenggarakan selebrasi dan apresiasi karya anggotanya. Selain pameran online ini, bahkan LFM ITB mengadakan talkshow, workshop, dan berbagai diskusi menarik yang tentunya terbuka bagi massa kampus ITB.

Penulis: Nadhira Alsya Qaulika (SAPPK’20)

Editor: Sekar Dianwidi B. (BE’19)

Komentar