Sastra

Dirgahayu Indonesiaku

Oleh Maulana Affan (AS’17)
Ilustrasi oleh Irza Sanika (MT’17)

Ingatlah hari itu
Sang mentari membakar semangat
Langit menjadi saksi
Bumi diam membisu
Alam semesta seolah berhenti terhadap waktu

Seluruh rakyat menanti
Harapan, asa, dan mimpi
Untuk menjadi bangsa yang utuh
Untuk menjadi manusia yang merdeka

Darah yang tertumpah
Harta yang terenggut
Tanah yang terampas
Siang berdesir peluru memekakan telinga
Malam berderai jerit tangis kepedihan

Semua itu
Telah sirna oleh Kemerdekaan Indonesia

Namun
Momen itu hanyalah gerbang
Bagi bangsa ini untuk mencapai cita-cita

Siapakah yang akan melanjutkan perjalanan?
Itu adalah kita
Putra Putri bangsa Indonesia

Kawan
Di manakah kau berada?
Kawan ku seorang idealis
Kawan ku seorang intelektual
Kawan ku seorang penggerak
Singkirkan egomu
Campakan rasa malasmu
Kubur semua rasa takutmu

Indonesia menanti jiwa kalian
Indonesia menanti pergerakan kalian
74 tahun sudah bangsa ini berdiri

Saat inilah
Momen kita
Mengubah bangsa ini
Menaruh harapan luhur di atas pundak
Terikat oleh satu bahasa, tanah air, dan bangsa Indonesia

Karena pemimpin bangsa ini akan lahir dari rahim tanah airnya

Merdeka…

Komentar